Hati - hati Membersihkan Telinga
11 October 2010
Posted in
talkshow -
kesehatan

Kotoran telinga bukanlah suatu penyakit tetapi memang normal adanya pada setiap manusia dan dihasilkan terus menerus oleh tubuh. Kotoran telinga dihasilkan oleh kelenjar sebacea ( kelenjar keringat ) dan kelenjar serumen.
Kotoran telinga berfungsi sebagai proteksi atau sebagai pelindung serta menjaga kelembaban dari kulit liang telinga itu sendiri.
Kotoran telinga idealnya dibersihkan 2 - 3 minggus ekali setelah habis mandi. Karena dalam kondisi lembab dan basah pada permukaan kulit liang telinga akan memudahkan kita untuk melengketkan kotoran telinga tersebut pada kapas pembersih yang digunakan. Bila tidak dibersihkan, maka kotoran telinga makin lama akan menumpuk dan memenuhi seluruh liang telingas ehingga menimbulkan sumbatan pada liang telinga.
Tetapi kotoran telinga tidak harus selalu dibersihkan karena kotoran telinga sebenarnya dapat keluar sendiri bersamaan dengan gerakan otot pengunyah kita dan pada bayi biasanya saat mengedot ataupun menangis.
Cara membersihkan telinga yang baik adalah dengan membersihkan telinga menggunakan cotton bud yang dijual umum dengan sebelumnya meneteskan baby oil pada ujung kapas dan membuat gerakan setengah lingkaran pada liang telinga.
Apabila kita membersihkan telinga terlalu ke dalam, maka akan menimbulkan trauma pada kulit liang telinga bagian dalam yang dapat menimbulkan peradangan serta robekan pada genderang telinga yang dapat juga terjadi karena batas akhir dari 2/3 dalam dari liang telinga adalah genderang telinga.
Dan, jika kotoran telinga terdorong ke dalam, jangan berusaha mengeluarkan sendiri karena kadang kita tidak bisa merasakan dengan pasti batas dari kotoran tersebut dengan genderang telinga sehingga kemungkinan terjadinya resiko trauma dapat terjadi. Sebaiknya hubungi dokter spesialis THT terdekat untuk memeriksakan telinga anda.
| Next > |
|---|








