Permasalahan Setelah Operasi Caesar

 

superstitions-pregnancy-425ds040110

Bersama dr. I.A. Chandranita Manuaba, SpOG

Terkadang banyak pertanyaan muncul seputar operasi caesar, terutama pada ibu - ibu muda yang akan memiliki anak pertamanya. Disini coba diulas mengenai permasalahn apa saja yang dihadapi setelah operasi caesar, semoga bisa berguna.



Operasi caesar merupakan operasi besar, dimana dinding perut dibuka, sampai rahim terlihat dan rahim akan diiris untuk mengeluarkan bayi dan plasenta, kemudian rahim akan dibersihkan dan kemudian rahim dan perut akan dijahit kembali. Dan setelah operasi, ibu akan diberikan obat penghilang nyeri melalui infus yang bisa bertahan selama 24 jam pasca operasi. Jadi semakin cepat bergerak, maka akan semakin bagus, karena ibu tidak akan fokus pada rasa sakit yang dirasakan, dan biasanya ibu sudah mulai bisa bergerak sekitar 4 sampai 6 jam setelah operasi caesar dilakukan.

Setelah operasi caesar, tidak ada pantangan makan, karena operasi tersebut tidak melukai usus. Tetapi memang memerlukan tahapan makanan, karena bius mempengaruhi kerja usus yang menjadi agak lebih lambat. Setelah operasi, awalnya minum air sedikit dulu, baru bisa makan bubur dengan lauk telur, dan kalau keesokan harinya ibu sudah bisa buang angin, maka ibu sudah bisa makan nasi.

Kemudian setelah operasi caesar dilakukan, ibu sudah boleh mandi, karena saat ini sudah ada pembalut luka yang terbuat dari plastik, jika luka bekas operasi memungkinkan. Tetapi jika luka operasi mengeluarkan cairan yang banyak, maka tidak bisa menggunakan pembalut plastik dan ibu belum bisa mandi.
Untuk penggunaan gurita bisa dilakukan, karena bisa memegang perut untuk fiksasi perut ibu yangn bisa menahan dinding perut yang kendor.

Jadi hal - hal yang harus diperhatikan pasca operasi caesar adalah
1. Luka operasi harus tetap kering.
2.Jangan takut bergerak, jika sudah memungkinkan.
3.Jangan pantang makan apapun, makan sesuai petunjuk dokter.
4.Tangani bayi sedini mungkin, jangan terlalu fokus pada luka operasi.
5.Olahraga boleh dilakukan dengan pengawasan dokter.
6.Kontrasepsi bisa langsung dilakukan setelah masa nifas, sudah atau pun belum haid, dengan konsultasi dengan dokter.