Mengenalkan Makanan Pendamping Untuk Bayi
| 27 November 2009

Bersama : dr. I Made Arimbawa, SpA
Makanan pendamping ASI sebaiknya diberikan secara bertahap dalam hal jumlah maupun kualitasnya. Karena bayi baru kenal susu, entah itu ASI ayaupun susu formula, maka makanan pendamping ASI pertama dibuat dalam bentuk cair dan jumlahnya sedikit. Dan ada baiknya kalo ASI itu diberikan secara penuh di 6 bulan pertama usia bayi, baru setelah itu diperkenalkan dengan makanan pendamping.
Contoh makanan pendamping ASI berbentuk halus antara lain : bubur susu, biskuit yang ditambah dengan air atau susu, pisang dan pepaya yang dilumatkan, kentang atau wortel, bayam ( yang berserat rendah ). Berikana pada bayi sedikit demi sedikit mulai dari 1-2 sendok makan, 1-2 kali selama beebrapa hari, baru bisa diberikan variasi makanan lain. Hal ini penting untuk melihat adanya reaksi alergi pada bayi.
Tujuan utama mengenalkan makanan padat bayi adalah untuk mengajarinya cara makan yang benar - benar berbeda serta memperkenalkan aneka cita rasa dan tekstur makanan baru. Yang terpenting, proses belajar mengenal makanan baru jadi pengalaman yang menyenangkan. Belajar makan juga ebrarti mengenalkan berbagai rasa baru pada bayi. Jadi di awal pemberian makanan tambahan, bayi harus dibiasakan dengan rasa selain rasa susu.
Agar perkembangan otak bayi menjadi sempurna, bayi membutuhkan karbohidrat ( 50 % ), protein ( 15 % ), lemak ( 20 - 25 % ). Dan untuk mempertinggi nilai gizi makanan, bisa juga menambahkan nasi tim bayi dengan sumber zat lemak seperti santan, kaldu atau margarin agar asupan kalorinya menjadi lebih tinggi, disamping memberikan rasa enak serta mempertinggi penyerapan vitamin A dan zat gizi lainnya yang larut dalam lemak.




