Memasyarakatkan Kondom sebagai Alat Kontrasepsi
| 05 July 2010
Â

Bersama : Badan KB & PP Kota Denpasar
Kondom sebagai alat kontrasepsi sangat dianjurkan untuk pasangan suami istri yang tidak alergi terhadap latex atau karet. Kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi pria yang paling mudah diperoleh, baik melalui aoptik maupun toko obat dengan berbagai merek dagang. Meskipun banyak orang yang mengetahui kondom sebagai alat kontrasepsi, bahkan sebagai salah satu alat untuk mencegah penularan IMS termasuk HIV / AIDS, namun tidak semuanya mengetahui bagaimana cara memakainya dengan baik dan benar.
Kondome merupakan salah satu alat kontrasepsi pria yang terbuat dari karet / latex, berbentuk tabung tidak tembus cairan dimana salah satu ujungnya tertutup rapat dan dilengkapi kantung untuk menampung sperma. Kondom akan menghalangi sperma untuk masuk kedalam rahim, sehingga tidak terjadi pertemuan antara sperma dan sel telur.
Kelebihan dari kondom :
1. Efektif sebagai alat kontrasepsi bila dipakai dengan baik dan benar
2. Murah, mudah didapat tanpa resep dokter dan mudah dibawa
3. Praktis dan dapat dipakai sendiri
4. Tidak ada efek hormonal
5. Dapat mencegah kemungkinan penularan IMS termasuk HIV dan AIDS
6. Menambah kenikmatan pada kasus ejakulasi dini
Keterbatasn kondom :
1. Tidak digunakan pada pasangan yang alergi terhadap karet
2. Kondom hanya dapat dipakai satu kali
3. Kondom yang kadaluwarsa mudah robek dan bocor




