Rencana Reklamasi Teluk Benoa Mengundang Keprihatinan

areklamasi

Bali, Menara-FM.com -- Rencana investor untuk membangun sarana wisata dengan mereklamasi teluk Benoa, mengundang keprihatinan tokoh masyarakat Bali. Reklamasi ini dikhawatirkan akan berdampak pada kerusakan lingkungan, seperti yang terjadi pada reklamasi Pulau Serangan.

Keprihatinan ini antara lain disampaikan Tokoh dari Puri Kesiman Denpasar, Anak Agung Kusuma Wardana. Penglingsir atau tokoh Puri Kesiman ini mengaku sudah pernah dihubungi pihak investor terkait rencana reklamasi di Teluk benoa itu.

Terkait penjelasan investor yang akan mereklamasi Teluk Benoa, Kusuma Wardana mengaku prihatin karena dulu reklamasi sudah merusak Pulau Serangan, sekarang ini ada lagi reklamasi di Teluk Benoa.

Sebelumnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mencurigai adanya indikasi rencana reklamasi pantai di Teluk Benoa. Dimana menurut rencana reklamasi tersebut bertujuan untuk membentuk daratan baru seluas 400 hektar bagi pembangunan wisata alam dan bahari.

Ketua Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Bali Wayan Gendo Suardana dalam keteranganya saat Dialog Lingkungan Hidup di Denpasar (21/5/2013) lalu mengatakan, reklamasi di Teluk Benoa tersebut murni demi kepentingan bisnis. Indikasi bahwa akan dilakukannya reklamasi dikuatkan dengan berbagai bukti, salah satunya rencana pembangunan sirkuit di Bali.

Wayan Gendo Suardana menambahkan, berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan Walhi Bali, reklamasi di Teluk Benoa ditargetkan telah selesai dalam 2 tahun kedepan.

Source : BeritaBali